Pengenalan Green Shield
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 05 Juni 2026 | China baru saja meluncurkan Green Shield, sebuah teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendeteksi penyakit dan melindungi tanaman. Inovasi ini bisa memberikan panduan berbasis sains bagi petani sekaligus memastikan efisiensi dan ketepatan penggunaan pestisida.
Bagaimana Green Shield Bekerja
AI ini dikembangkan oleh Universitas Pertanian Nanjing (NAU) lewat kolaborasi bersama National Key Laboratory of Agricultural Biosafety dan lebih dari 30 lembaga industri terkait. Green Shield memiliki pusat data raksasa yang berisi lebih dari 2,5 miliar token yang bersumber dari jurnal akademis, paten, standar nasional, dan laporan langsung dari lapangan.
Basis data tersebut mencakup komoditas pangan utama seperti padi, gandum, kedelai, sayuran, dan buah-buahan, lengkap dengan sistem pemantauan hama serta regulasi registrasi pestisida. Profesor Fakultas Manajemen Informasi NAU Wang Dongbo mengeklaim bahwa AI ini mampu mengidentifikasi varietas tanaman, fase pertumbuhan, dan gejala penyakit secara akurat sebelum merumuskan strategi penanganan yang komprehensif.
Keunggulan Green Shield
Keunggulan utama Green Shield terletak pada sistem keamanannya. Sebelum memberikan rekomendasi, AI ini akan mencocokkan data secara otomatis dengan basis data registrasi pestisida nasional. Sistem akan langsung memblokir dan mengoreksi saran yang melanggar dosis, menyalahi aturan komoditas, serta menggunakan bahan kimia terlarang.
Wakil Presiden NAU Wang Yuanchao mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan uji lapangan dan pembaruan berkala. “Kami ingin menciptakan alat digital yang praktis dan mudah dipahami demi mendukung modernisasi pertanian dari hulu ke hilir,” katanya.
Dengan demikian, Green Shield diharapkan dapat membantu petani dalam mengatasi tantangan nyata di lapangan, seperti wabah hama dan isu resistensi pestisida. Dengan menggunakan teknologi AI ini, petani dapat memperoleh panduan yang lebih akurat dan efektif dalam melindungi tanaman mereka.














Leave a Reply