Portal Berita Lakpesdam Terkini – 24 Mei 2026 | GenPI.co – Listrik padam di Sumatra yang terjadi pada Jumat (22/5), akibat cuaca buruk berdampak pada sebagian sistem kelistrikan, tetapi 2 jam setelahnya jaringan transmisi berhasil dipulihkan.
Latar Belakang Kejadian
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sejak awal gangguan terjadi, sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. “Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” kata dia, Sabtu (23/5).
Tindakan PLN
Darmawan menjelaskan jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan kembali. Dia mengungkapkan fokus utama PLN adalah mengoperasikan kembali pembangkit yang sebelumnya terdampak. Dia menyebut penyalaan pembangkit dilakukan secara sistematis dan bertahap. Dalam hal ini, pembangkit berbasis hidro dan gas langsung membantu menyuplai sistem sebagai respons cepat untuk mempercepat pemulihan awal.
“Sementara pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, antara 15 hingga 20 jam mulai dari start up, sinkron dan beroperasi penuh,” beber dia. Di sisi lain, pemulihan dilakukan secara simultan mulai transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatra.
Dampak dan Tindakan Lanjutan
PLN menerjunkan ratusan personel bekerja 24 jam di berbagai wilayah terdampak mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, hingga Aceh. Dengan demikian, PLN berupaya untuk meminimalkan dampak gangguan listrik padam di Sumatra dan memastikan ketersediaan listrik yang stabil untuk masyarakat.
Kejadian listrik padam di Sumatra ini menjadi peringatan penting bagi PLN dan pemerintah untuk terus meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam menghadapi cuaca buruk dan gangguan lainnya yang dapat mempengaruhi ketersediaan listrik. Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dan memastikan kenyamanan serta keselamatan masyarakat.






Leave a Reply