Portal Berita Lakpesdam Terkini – 05 Mei 2026 | Musik ternyata memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang perkembangan otak anak. Dokter anak Piprim Basarah Yanuarso menyebut musik bukan sekadar hiburan, melainkan stimulus kuat yang mampu mengaktifkan berbagai area otak sekaligus memicu perkembangan neuroplastisitas.
Peran Musik dalam Perkembangan Otak
Neuroplastisitas merupakan kemampuan sel saraf otak untuk beradaptasi dan membentuk koneksi baru sebagai respons terhadap rangsangan. Piprim mengatakan musik bekerja secara menyeluruh pada area otak. Misalnya, lobus temporal untuk mengasah indra pendengaran, lobus frontal untuk mengatur regulasi emosi, dan cerebellum (otak kecil) untuk mendukung koordinasi motorik.
Aktivitas ini sangat penting selama masa golden age (usia 0–6 tahun) atau 1.000 hari pertama kehidupan. Paparan musik secara konsisten terbukti meningkatkan volume materi abu-abu dan putih di otak, berperan vital dalam fungsi kognitif, stabilitas emosional, serta kontrol gerakan otot.
Manfaat Musik bagi Anak
Musik bertindak sebagai stimulus yang melibatkan banyak indra sekaligus, mulai pendengaran (auditori), penglihatan (visual), hingga gerakan tubuh (kinestetik). Saat anak bernyanyi atau bermain alat musik, terjadi integrasi lintas indra yang memperkuat motorik kasar, motorik halus, dan koordinasi mata serta tangan.
Anak yang terbiasa dengan musik, terutama berlirik, cenderung memiliki kosakata lebih kaya. Hal itu terjadi karena musik merangsang memori fonologis dan mempercepat pemrosesan struktur kalimat dalam otak.
Musik sebagai Sarana Regulasi Emosi
Selain aspek kecerdasan, musik juga menjadi sarana regulasi emosi. Stimulasi musik memicu pelepasan hormon bahagia seperti dopamin dan serotonin yang membantu anak mengenali serta mengekspresikan perasaan.
Dalam lingkungan sosial, aktivitas musik berkelompok juga efektif mengasah rasa empati dan keterampilan berinteraksi. Piprim menyebut musik memiliki manfaat terapeutik yang besar bagi anak-anak berkebutuhan khusus atau gangguan perkembangan.
Musik dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perkembangan otak anak, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan. Dengan memperkenalkan musik sejak dini, orang tua dapat membantu anak-anak mereka mengembangkan kemampuan kognitif, emosional, dan motorik yang lebih baik. PKB Tak Masalah Militer Terlibat Program Beasiswa LPDP, A… Cegah Perilaku Kejahatan Lewat Edukasi Emosi Anak, Orang … Ponpes Ndholo Kusumo Ditutup Setelah Kasus Pencabulan, 25… DPR Desak Pemerintah Intervensi Gaji Dosen Rp 1,5 Juta pe… Kepulauan Riau Kekurangan Banyak Guru, Formasi CPNS 2026 …














Leave a Reply