Portal Berita Lakpesdam Terkini – 11 Juli 2026 | Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, menawarkan layanan khusus untuk sistem kemudi pintar bernama God’s Eye. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya membangun kepercayaan konsumen. Inisiatif besar ini muncul di tengah situasi pasar yang penuh tekanan, mulai perang harga yang sengit, melambatnya permintaan domestik di China, hingga penurunan profit perusahaan.
Visi Masa Depan BYD
Ketua BYD Wang Chuanfu mengatakan pihaknya memiliki target ambisius untuk mencapai nol kecelakaan lalu lintas melalui bantuan teknologi cerdas. BYD membuat kebijakan proteksi yang sangat berani demi membuktikan keandalan sistemnya. “Kami menanggung seluruh biaya kompensasi dan perbaikan untuk setiap kecelakaan yang terjadi,” tutur Wang.
Teknologi Canggih God’s Eye
Menariknya, klaim tersebut dijamin tidak akan memengaruhi atau menaikkan premi asuransi kendaraan pengguna pada tahun berikutnya. Komitmen ekstrem ini sengaja dihadirkan untuk mengikis keraguan masyarakat terhadap keamanan sistem pengemudian otonom. Langkah agresif BYD ini juga didorong performa finansial yang sedang diuji. Laba triwulanan BYD menunjukkan penurunan paling tajam sejak 2020.
Peta Persaingan Teknologi Otomotif
BYD turut memamerkan chip 4 nanometer (nm) yang dikembangkan secara mandiri (in-house). Komponen mutakhir ini dirancang khusus untuk mendukung sistem pengemudian otonom tingkat tinggi, yaitu Level 3 (L3) dan Level 4 (L4). Langkah BYD ini makin memanaskan peta persaingan teknologi otomotif global dan domestik. Tesla masih harus menunggu lampu hijau dan persetujuan regulasi penuh dari pemerintah China untuk bisa menerapkan fitur bantuan pengemudi tercanggihnya.
Sementara itu, Xpeng, Nio, dan Li Auto telah meluncurkan sistem berbasis AI yang memanfaatkan model mengemudi besar (large driving models) serta pelatihan skenario dunia nyata. Dengan demikian, persaingan di pasar kendaraan listrik dan teknologi otomotif semakin ketat, dan BYD berusaha untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri ini.














Leave a Reply