Portal Berita Lakpesdam Terkini – 02 Juli 2026 | Jerman harus menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft gagal mengembalikan harga diri dan memburu gelar kelima. Raksasa sepak bola Eropa ini harus mengepak koper lebih cepat setelah tersingkir di babak gugur pertama melalui drama adu penalti melawan tim non-unggulan, Paraguay.
Kekecewaan Joshua Kimmich
Meski berhasil lolos dari fase grup untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2014, capaian itu sama sekali bukan pelipur lara bagi publik Jerman. Kapten Timnas Jerman Joshua Kimmich tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Bagi Kimmich, kegagalan ini sangat familier setelah sebelumnya Jerman juga rontok di fase grup Piala Dunia 2022 Qatar.
"Kami semua yang berada di lapangan harus bertanggung jawab. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Kami telah menyia-nyiakannya," ujar pemain berusia 31 tahun tersebut.
Blunder Neuer dan Keputusan Kontroversial Nagelsmann
Kekalahan ini menempatkan sang pelatih Julian Nagelsmann di bawah tekanan besar akibat sejumlah keputusan kontroversialnya sepanjang turnamen. Nagelsmann memboyong kembali Manuel Neuer, kiper veteran berusia 40 tahun, dari masa pensiun internasional. Neuer menggeser Oliver Baumann (Hoffenheim). Keputusan itu berbuah blunder fatal yang berujung pada gol kemenangan Ekuador di laga terakhir fase grup.
Nagelsmann baru memasukkan Deniz Undav sebagai starter saat melawan Paraguay. Sayangnya, pemain Kurdi Yazidi tersebut gagal menambah pundi-pundi golnya. Kritik tajam juga mengarah pada keputusan Nagelsmann yang memarkir penyerang Nick Woltemade dan baru memasukkannya menjelang babak tambahan waktu. Woltemade akhirnya menjadi salah satu dari tiga eksekutor yang gagal dalam babak adu penalti.
Perjalanan Jerman di Piala Dunia 2026
Sebelum turnamen dimulai, Nagelsmann sempat sesumbar target Jerman ialah menjadi juara. Kenyataannya, performa Die Mannschaft jauh dari kata meyakinkan. Dari empat pertandingan yang dilakoni, Jerman hanya menang melawan dua tim debutan, Curacao dan Pantai Gading, lalu tumbang di tangan Ekuador serta Paraguay.
Kekalahan dari Paraguay dinilai sangat memalukan. Sebelum laga, para penggemar Jerman sudah percaya diri menatap babak 16 besar melawan Prancis. Kegagalan timnas kian ironis setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz membuat blunder di media sosial X. Merz menulis ucapan selamat yang dinilai tidak nyambung dengan realitas lapangan.
Timnas Jerman harus melakukan evaluasi menyeluruh untuk memahami penyebab kegagalan mereka di Piala Dunia 2026. Dengan ini, mereka dapat memperbaiki strategi dan performa untuk turnamen mendatang.













Leave a Reply