Latar Belakang Kasus
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 25 Juni 2026 | Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku minim terlibat dalam pembahasan pengadaan laptop Chromebook. Menurutnya, hanya terdapat sekitar 4 hingga 5 kali percakapan yang membahas Chromebook selama menjabat sebagai menteri.
Pernyataan Nadiem Makarim
Nadiem menyebut fakta persidangan menunjukkan Chromebook bukan fokus utama yang selama ini ditanganinya ketika menjabat sebagai menteri. Percakapan tentang Chromebook terjadi karena dirinya dimintai pendapat terkait program tersebut. Sebaliknya, pembahasan mengenai pengembangan aplikasi pendidikan dan ekosistem pembelajaran digital disebutnya berlangsung jauh lebih intens.
Nadiem menegaskan fokus utama transformasi pendidikan digital yang dijalankannya selama memimpin Kemendikbudristek adalah pengembangan platform pembelajaran yang digunakan guru, siswa, dan mahasiswa di seluruh Indonesia. Dia juga mengungkapkan selama hampir 5 tahun menjabat sebagai Mendikbudristek, dirinya hanya menghadiri 1 rapat yang secara khusus membahas kebijakan pengadaan Chromebook.
Tanggapan Nadiem Makarim
Nadiem mengaku sedih setelah mendengarkan replik jaksa penuntut umum yang menurutnya tidak menjawab sejumlah poin penting dalam nota pembelaannya. Nadiem menegaskan dirinya bukan sekadar terdakwa dalam berkas perkara, melainkan seorang manusia yang memiliki keluarga dan anak-anak yang menunggu kepulangannya.
Mantan bos perusahaan teknologi tersebut mengatakan seluruh perjuangannya dalam persidangan dilakukan untuk membuktikan kebenaran dan membersihkan namanya dari tuduhan yang menurutnya tidak pernah dilakukan. Nadiem berharap dapat kembali pulang kepada anak-anaknya setelah proses persidangan selesai.














Leave a Reply