Portal Berita Lakpesdam Terkini – 23 Juni 2026 | Di panggung Piala Dunia 2026, Australia membawa misi yang lebih besar dari sekadar memenangkan pertandingan. Melalui sebuah video yang dirilis Professional Footballers Australia (PFA), tim nasional Socceroos ini merayakan keragaman dengan menampilkan para pemain imigran di dalam skuad.
Latar Belakang
Pesan damai ini muncul di tengah meningkatnya sentimen anti-imigran, baik di Australia maupun di berbagai belahan dunia. Di antara wajah-wajah yang menghiasi video PFA tersebut ada Awer Mabil. Lahir di kamp pengungsi Kenya dari orang tua asal Sudan Selatan, Mabil bangga mengenakan jersey hijau-emas khas Australia.
"Ada banyak perjalanan panjang di balik jersey ini. Menjadi bagian Socceroos memiliki banyak arti yang berbeda, tetapi tujuannya membuat negara ini bangga," ujar Mabil.
Pemain Imigran di Socceroos
Mabil kini merumput di Spanyol bersama Castellon. Tahun ini menjadi penampilan keduanya di Piala Dunia. Mabil tidak sendirian. Skuad Socceroos mencatatkan tiga pemain yang lahir di kamp pengungsi.
| Nama Pemain | Tempat Lahir | Orang Tua |
|---|---|---|
| Mohamed Toure | Kamp Guinea | Orang tua asal Liberia |
| Nestory Irankunda | Kamp pengungsi Tanzania | Orang tua asal Burundi |
| Awer Mabil | Kamp pengungsi Kenya | Orang tua asal Sudan Selatan |
Reaksi dan Dampak
Suara dari skuad Australia ini menggema di saat yang sangat genting. Belum lama ini, sebuah insiden penyerangan pisau di Irlandia Utara memicu kerusuhan dua malam akibat retorika anti-migran. Di Amerika Serikat, kebijakan imigrasi ketat di bawah Presiden Donald Trump berdampak langsung pada Piala Dunia 2026.
Di Australia, situasi tidak kalah panas dengan munculnya serangkaian demonstrasi bertajuk "March for Australia" yang diwarnai ujaran kebencian dan bentrokan. "Sebagian orang berusaha memecah belah dan mempertanyakan siapa yang pantas berada di sini, Socceroos berdiri sebagai pengingat kuat tentang siapa kita sebenarnya sebagai warga Australia," ucap Kepala Eksekutif PFA Beau Busch.














Leave a Reply