Portal Berita Lakpesdam Terkini – 02 Mei 2026 | Bola resmi Piala Dunia 2026 Adidas Trionda memiliki tujuh fakta yang layak dibahas, salah satunya ialah sensor AI canggih. Dunia sepak bola tengah bersiap menyambut gelaran Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan secara megah di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Simbol Ikonik 3 Negara Tuan Rumah
Di permukaan bola Trionda, ada tiga simbol ikonik yang menjadi penghormatan bagi masing-masing negara tuan rumah. Ada bentuk daun maple yang merepresentasikan Kanada, kepala elang emas yang mewakili Meksiko, serta bintang lima sudut yang melambangkan Amerika Serikat. Ketiga simbol ini ditorehkan dengan presisi tinggi melalui teknik debossing di permukaan bola.
Teknologi Thermal Bonding Tanpa Jahitan
Salah satu keunggulan signifikan dari Adidas Trionda ialah penggunaan teknologi thermal bonding yang menyatukan panel-panelnya. Berbeda dengan bola konvensional yang menggunakan jahitan, proses perekatan termal ini menghasilkan permukaan bola yang sepenuhnya mulus dan tanpa celah. Hal ini memberikan performa yang jauh lebih konsisten bagi pemain saat melakukan tendangan atau operan.
Ketahanan Terhadap Penyerapan Air
Berkat penggunaan thermal bonding, bola Adidas Trionda memiliki keunggulan luar biasa pada kondisi lapangan yang basah atau lembap. Bola ini mampu mempertahankan berat aslinya dan tidak menjadi berat karena tidak menyerap air melalui celah jahitan. Fitur ini sangat penting mengingat pertandingan Piala Dunia 2026 akan digelar di berbagai zona iklim yang berbeda di Amerika Utara.
Tekstur Permukaan Makro dan Mikro
Permukaan Trionda dirancang secara khusus dengan kombinasi pola debossing makro dan mikro yang mengoptimalkan aerodinamika. Teknik ini merupakan pengembangan dari teknologi yang sebelumnya diterapkan pada bola Al Rihla pada Piala Dunia 2022. Hasilnya, bola memiliki stabilitas penerbangan yang lebih baik dan cengkeraman (grip) yang lebih kuat pada kaki pemain maupun sarung tangan kiper.
Inovasi Sensor AI dan Chip IMU
Inovasi paling revolusioner pada Trionda ialah penanaman sensor AI berupa chip IMU (Inertial Measurement Unit). Berbeda dengan edisi sebelumnya yang menggantung di tengah, sensor pada Trionda ditanam langsung di sisi dalam salah satu panel bola menggunakan teknologi bertenaga AI. Perubahan posisi ini diklaim mampu meningkatkan akurasi pengumpulan data pergerakan bola secara signifikan.
Integrasi dengan Sistem VAR
Chip canggih yang dikembangkan bersama FIFA dan Kinexon ini mampu mengirimkan data pergerakan sebanyak 500 kali per detik. Data tersebut langsung terhubung real-time ke sistem penentu posisi lokal di stadion agar membantu wasit VAR mengambil keputusan. Teknologi connected ball sangat membantu mendeteksi momen sentuhan bola secara presisi, terutama saat menentukan offside.
Adidas Trionda diproduksi Forward Sports di kota Sialkot, Pakistan. Sialkot ini dikenal sebagai ibu kota manufaktur peralatan olahraga dunia, yang mana lebih dari 70 persen bola sepak global diproduksi di sana. Proses manufaktur Trionda melibatkan teknologi mutakhir yang memastikan setiap unit memenuhi standar ketat FIFA Quality Pro. Klasemen Super League Hari Ini: Borneo FC Imbang, Persib …












Leave a Reply