Portal Berita Lakpesdam Terkini – 14 Juni 2026 | Platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, telah memperbarui kebijakannya dengan memangkas kuota posting harian bagi pengguna non-centang biru. Sebelumnya, X memberikan ruang yang sangat lega hingga 2.400 unggahan per hari bagi semua akun. Namun, kini pengguna yang belum terverifikasi hanya dijatah 50 unggahan asli dan 200 balasan setiap harinya.
Perubahan Kebijakan
Perubahan kebijakan ini diduga kuat sebagai strategi Elon Musk untuk menekan aktivitas bot dan akun spam. Meski tujuannya demi transparansi, banyak pihak menilai kebijakan ini menjadi cara halus memaksa pengguna beralih ke layanan premium. Bagi pengguna yang merasa 50 posting sehari tidaklah cukup, X menawarkan solusi berbayar. Paket termurah sekitar USD 3 per bulan dan paket tahunan sekitar USD 32.
Dampak bagi Pengguna
Kebijakan ini memicu gelombang protes dari para pengguna aktif yang selama belasan tahun menikmati kebebasan bersosialisasi secara gratis. Di tengah lanskap internet yang serbacepat, batasan posting ini dinilai keterlaluan dan sangat mengekang. Banyak pengguna yang merasa kecewa dengan kebijakan ini, karena mereka merasa bahwa batasan posting ini akan menghambat kegiatan mereka di platform X.
Alternatif
Bagi pengguna yang merasa 50 posting sehari tidaklah cukup, X menawarkan solusi berbayar. Namun, bagi pengguna yang tidak ingin membayar, mereka dapat mencari alternatif lain seperti platform media sosial lainnya. Namun, perlu diingat bahwa setiap platform memiliki kebijakan dan batasan yang berbeda-beda, sehingga pengguna perlu mempertimbangkan kebijakan dan batasan tersebut sebelum membuat keputusan.
Langkah drastis ini diduga kuat sebagai strategi Elon Musk untuk menekan aktivitas bot dan akun spam. Meski tujuannya demi transparansi, banyak pihak menilai kebijakan ini menjadi cara halus memaksa pengguna beralih ke layanan premium. Dengan demikian, pengguna perlu mempertimbangkan kebijakan dan batasan tersebut sebelum membuat keputusan.













Leave a Reply