Pengenalan Mobil Listrik dan Ban Khusus
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 12 Juni 2026 | Mobil listrik dan mobil biasa memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal desain dan fungsi. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah penggunaan ban. Ban untuk mobil listrik dirancang khusus untuk mengakomodasi bobot kendaraan yang lebih berat akibat baterai. Menurut Apriyanto Yuwono, National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia, ban yang diproduksi spesifik untuk EV telah disesuaikan dengan karakter mobilnya.
Perbedaan Ban Mobil Listrik dan Ban Mobil Biasa
Ban mobil listrik memiliki kemampuan menahan beban ekstra berat, memberikan cengkeraman instan yang kuat, dan mampu meredam suara jalanan. Sementara itu, ban mobil biasa lebih menitikberatkan pada ketahanan di berbagai medan dan efisiensi konsumsi bahan bakar. Konstruksi ban untuk EV dirancang jauh lebih tangguh agar mampu meredam hentakan torsi instan saat akselerasi awal, sehingga usia pakainya tetap awet sesuai standar.
Dampak Menggunakan Ban Biasa pada Mobil Listrik
Tidak sedikit pemilik EV yang nekat memasang ban mobil standar demi menghemat anggaran. Padahal, keputusan itu justru memicu kerugian jangka panjang. Ban standar meningkatkan hambatan gulir, sehingga menyedot daya baterai lebih besar dan memangkas jarak tempuh. Karena bobot EV yang masif, ban mobil biasa akan mengalami keausan yang jauh lebih cepat jika dipaksa menopang mobil listrik.
Satu hal yang unik dari mobil listrik ialah absennya suara bising dari mesin. Ban khusus EV biasanya dipersenjatai dengan teknologi peredam suara khusus. Dengan demikian, penggunaan ban khusus EV dapat membantu mengurangi kebisingan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.
Untuk itu, penting bagi pemilik mobil listrik untuk memahami pentingnya menggunakan ban khusus EV. Dengan demikian, mereka dapat memaksimalkan performa dan efisiensi kendaraan mereka, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan berkendara.















Leave a Reply