Lintasan Transjakarta yang Terkena Dampak
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 06 Juni 2026 | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan bahwa tarif bus Transjakarta rute Bandara Soekarno-Hatta – Blok M akan dinaikkan karena subsidi yang terlalu besar. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi subsidi transportasi yang ditanggung oleh pemerintah daerah.
Alasan Kenaikan Tarif
Pramono Anung mengakui bahwa salah satu alasan utama kenaikan tarif adalah besarnya subsidi yang harus dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengoperasikan layanan Transjakarta. Menurutnya, beberapa rute saat ini memerlukan evaluasi agar biaya operasional tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.
Penyesuaian tarif ini perlu dilakukan karena jumlah subsidi yang terlalu besar. Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa evaluasi tarif tidak hanya berlaku untuk jalur Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga beberapa koridor Transjabodetabek lainnya.
Rincian Biaya Operasional
Bus Transjakarta rute Bandara Soekarno-Hatta – Blok M yang diresmikan pada Maret 2026 menjadi salah satu layanan yang paling disorot dalam rencana kenaikan tarif ini. Sebelumnya, Pemprov DKI telah mengisyaratkan tarif ideal untuk rute tersebut berada di kisaran Rp 10.000 – Rp 15.000.
Pramono Anung menambahkan bahwa ada beberapa komponen biaya yang membuat operasional rute bandara lebih mahal dibanding koridor biasa. Mulai dari penggunaan armada khusus hingga biaya parkir dan operasional di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Karena ini rutenya panjang, busnya baru dan khusus untuk itu. Di Terminal 1, 2, dan 3 tentunya bus parkir itu tidak gratis, ada biaya-biaya yang harus ditanggung.
Dampak Kenaikan Tarif
Kenaikan tarif ini dipertimbangkan karena panjangnya rute perjalanan serta tingginya biaya operasional yang harus ditanggung operator. Pramono Anung mengungkapkan keputusan kenaikan tarif akan diumumkan dalam bulan ini.
Meskipun belum merinci seluruh rute yang terdampak, Pemprov memastikan bahwa evaluasi tarif tidak hanya berlaku untuk jalur Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga beberapa koridor Transjabodetabek lainnya.
Dengan demikian, pengguna jasa Transjakarta harus siap untuk membayar tarif yang lebih tinggi untuk beberapa rute, termasuk rute Bandara Soekarno-Hatta – Blok M. Kenaikan tarif ini diharapkan dapat membantu mengurangi subsidi yang terlalu besar dan membuat layanan Transjakarta lebih efisien.














Leave a Reply