Portal Berita Lakpesdam Terkini – 12 Mei 2026 | Penggunaan Artificial Intelligence dan teknologi robotik merupakan sesuatu yang tak terelakkan di masa depan. United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) melaporkan bahwa ukuran pasar teknologi frontier seperti AI dan robotik diproyeksikan akan meningkat enam kali lipat, dari US$2,5 triliun pada tahun 2023 menjadi US$16,4 triliun pada tahun 2033.
Latar Belakang
Melihat besarnya potensi tersebut, PT Bumi Serpong Damai Tbk dan PT ASIX Indonesia Cerdas, entitas anak dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), secara resmi menjalin kerja sama strategis di bidang inovasi teknologi, riset dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) serta robotik di BSD City.
Kerja Sama Strategis
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Irawan Harahap (CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land) dan Andrie Tjioe (CEO & Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas) pada 11 Mei 2026 di ASIX AI Joint Lab yang berada di ITB Innovation Park, Bandung.
Irawan Harahap menyatakan kolaborasi ini menandai langkah nyata transformasi BSD City sebagai kawasan township masa depan yang tidak hanya unggul dalam infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi episentrum inovasi teknologi di Indonesia.
Pengembangan Pusat Riset
Melalui MoU ini, kedua pihak menyepakati sejumlah inisiatif strategis, termasuk pengembangan pusat Research & Development (R&D) oleh PT ASIX Indonesia Cerdas yang merupakan joint laboratory antara China Mobile dan Sinar Mas.
Pusat R&D ini akan menjadi laboratorium inovasi dan inkubator teknologi, pelaksanaan program Proof of Concept (POC) untuk menguji solusi sebelum diimplementasikan secara luas, penyelenggaraan product showcase serta pembangunan Akademi AI dan Robotik.
Implementasi Awal
Andrie Tjioe menambahkan pihaknya sangat antusias dengan kolaborasi ini. Bagi mereka, BSD City bukan sekadar lokasi fisik, tapi sekaligus mitra ekosistem yang tepat untuk mewujudkan visi ASIX dalam mengembangkan pusat R&D, mendirikan Akademi AI serta Robotik, yang akan menjadi wadah lahirnya generasi baru talenta digital Indonesia.
Sebagai salah satu implementasi awal yang konkret, mereka menghadirkan Robot K9 ASIX untuk mendukung sistem keamanan di kawasan Biomedical Campus, BSD City.
Langkah itu menjadi bukti nyata bahwa solusi robotik yang dikembangkan ASIX tidak hanya bersifat konseptual, melainkan siap diimplementasikan langsung untuk memenuhi kebutuhan operasional kawasan modern.
Mewakili PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), CEO PT DSST Mas Gemilang Marlo Budiman mengatakan pembentukan pusat riset ini menjadi implementasi nyata dari strategi diversifikasi perusahaan menuju sektor teknologi masa depan.
Langkah strategis ASIX ini dirancang untuk menciptakan keselarasan strategis di seluruh lini bisnis, terutama dalam mengintegrasikan solusi kecerdasan buatan dengan aset infrastruktur digital yang sudah ada.
Berlokasi di D-HUB SEZ BSD City, Pusat Riset Inovasi Teknologi, Akademi Artificial Intelligence & Robotik ini terhubung dengan pusat komersial modern seperti The Breeze, Green Office Park, BSD CBD, AEON Mall BSD City, QBig, hingga ICE BSD.
Selain itu, kawasan ini juga dikelilingi fasilitas pendidikan internasional seperti Monash University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, dan Sinarmas World Academy.
Sebagai kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus berkembang menjadi integrated smart digital city yang menghadirkan ekosistem hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan terpadu.
Pengembangan kota ini didukung berbagai infrastruktur dan solusi berbasis teknologi seperti jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital, hingga pengembangan layanan kota berbasis data yang meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.
Melalui pengembangan infrastruktur digital, konektivitas berkecepatan tinggi, serta kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi global, BSD City terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
D-HUB SEZ di BSD City terintegrasi dengan berbagai jaringan tol; Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, Tol Jakarta – Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Japek dan Tol Jagorawi.
Mobilitas dari/ke D-HUB SEZ , BSD City juga didukung berbagai transportasi publik, mulai dari bus BSD Link, feeder bus BSD City, hingga KRL Commuter.















Leave a Reply