Portal Berita Lakpesdam Terkini – 16 April 2026 | Tunggal putra Denmark Viktor Axelsen memutuskan pensiun dari dunia bulu tangkis dengan catatan belum pernah menjuarai Piala Sudirman. Pengumuman Viktor Axelsen pensiun dari dunia bulu tangkis diungkapkan secara langsung lewat Instagram pribadinya.
Keputusan Pensiun
Keputusan tersebut diambil setelah Viktor Axelsen mengalami cedera punggung berkepanjangan yang membuatnya kesulitan tampil maksimal. Axelsen sudah menjalani operasi endoskopi, terapi, hingga metode latihan baru. Namun, hasilnya belum mampu menghilangkan rasa sakit sepenuhnya.
Mantan ranking satu dunia itu mengaku harus menerima kenyataan pahit terkait kondisi fisiknya yang tidak lagi memungkinkan bersaing di level tertinggi. Axelsen pada akhirnya memilih memprioritaskan kesehatan jangka panjang dibanding melanjutkan karier.
Karier Viktor Axelsen
Nama Axelsen mulai dikenal luas saat meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2014 di Denmark. Pada ajang tersebut, Axelsen sukses menumbangkan legenda Malaysia Lee Chong Wei.
Dua tahun kemudian, Axelsen kembali mencatatkan prestasi penting dengan meraih medali perunggu di Olimpiade Rio 2016 setelah mengalahkan legenda China, Lin Dan. Puncak kariernya mulai terlihat saat Axelsen menjuarai Kejuaraan Dunia 2017 di Skotlandia.
Pada partai final, Axelsen kembali mengalahkan Lin Dan dan membuktikan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Di level tur dunia, gelar BWF World Tour pertamanya diraih pada Malaysia Masters 2018. Setelahnya, Axelsen terus menambah koleksi trofi, termasuk gelar Super 1000 pertamanya di All England 2020.
Prestasi Terbesar
Prestasi terbesar Axelsen terjadi di Olimpiade. Dia meraih medali emas pada edisi Tokyo 2020 dan kembali mengulang sukses tersebut pada 2024 di Paris.
Namun, dari sekian banyak prestasi, ada satu gelar yang belum berhasil Axelsen raih, yakni Piala Sudirman. Satu-satunya partisipasi Axelsen di Piala Sudirman terjadi pada edisi 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kala itu, Denmark hanya mampu mencapai semifinal sebelum dikalahkan China.
Meskipun belum pernah mengangkat trofi Piala Sudirman, pencapaian Axelsen tetap menempatkannya sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik dalam sejarah modern. Teja Paku Alam Berpeluang Pecahkan Rekor Clean Sheet Yoo … Millonarios Tahan Imbang Boston River di Copa Sudamerican… Persik Kediri vs Persita Tangerang: Macan Putih Benahi Li… Paulo Dybala Ingin Gabung AC Milan: Antisipasi dan Spekul… Fenerbahçe vs Rizespor: Persaingan Sengit di Liga Super T… Gil Vicente vs Vitoria Guimaraes: Persiapan dan Strategi … Premier League: Pertandingan dan Persaingan Sengit di Lig… Barnsley: Antara Kebangkitan dan Tantangan di Liga Inggris Borneo FC vs Persita Tangerang: Javlon Guseynov Siap Reda… 4 Fakta Chelsea vs Man City Jelang Final Piala FA 2026: A…













Leave a Reply