Portal Berita Lakpesdam Terkini – 10 Juli 2026 | Wakil Ketua Komisi X DPR Esti Wijayati menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru, seiring adanya rencana pemerintah membuka rekrutmen tenaga pendidik. Esti mengatakan tanpa kesejahteraan yang layak dan jaminan sosial, profesi guru akan makin sulit menarik minat masyarakat.
Latar Belakang
Orang tidak mau menjadi guru, karena kesejahteraan tidak diperhatikan. Jadi, guru harus mendapat gaji layak dan jaminan sosial, kata Esti di Yogyakarta, Kamis (9/7). Dia mengungkapkan kekurangan tenaga guru, tidak hanya terjadi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Politikus PDIP itu menyampaikan salah satu daerah yang juga mengalami kekurangan guru, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keadaan Sekarang
DIY kekurangan guru 1.600 orang. Bayangkan daerah lain. Tidak mungkin, kita tak membuka formasi sesuai kebutuhan, ujarnya. Esti menyebut Komisi X berencana meminta data jumlah guru yang mengundurkan diri. Fenomena itu perlu menjadi perhatian. Sebab, bisa menjadi indikator profesi guru makin kurang diminati, karena permasalahan kesejahteraan.
Langkah Pemerintah
Esti mengatakan pemerintah juga harus menerapkan kebijakan khusus dalam pemenuhan kebutuhan guru di daerah 3T. Daerah 3T tidak mungkin dituntut jumlah muridnya sama dengan wilayah lain. mungkin satu kelas ada tiga orang. Jadi, harus ada kekhususan, ucapnya.
Esti juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru, dengan memberikan gaji yang layak dan jaminan sosial yang memadai. Hal ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi guru, sehingga kekurangan guru di daerah 3T dapat teratasi.
| No | Daerah | Jumlah Guru yang Dibutuhkan |
|---|---|---|
| 1 | DIY | 1.600 |
| 2 | Daerah 3T | Belum Diketahui |
Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dengan memastikan bahwa semua daerah memiliki guru yang cukup dan berkualitas.















Leave a Reply