Portal Berita Lakpesdam Terkini – 24 Juni 2026 | Produsen mobil mewah asal Jerman, BMW, telah memulai proses modernisasi manufaktur dengan mengoperasikan robot humanoid di lini produksinya. Dua robot canggih buatan Hexagon Robotics saat ini sedang menjalani uji coba intensif di pabrik Leipzig dan dijadwalkan akan beroperasi penuh pada musim panas ini.
Latar Belakang
Robotik dan mesin otomatisasi sudah menjadi hal yang biasa di pabrik-pabrik mobil. Namun, penggunaan robot humanoid membawa keuntungan strategis yang besar. Menurut Kepala Manajemen Proses dan Digitalisasi BMW, Michael Nikolaides, desain yang menyerupai manusia memungkinkan robot ini ditempatkan di area kerja mana pun tanpa perlu mengubah tata letak pabrik.
Kelebihan Robot Humanoid
Analis dari Gartner, Bill Ray, mengatakan bahwa biaya produksi robot kini jauh lebih murah dibandingkan dengan ongkos mendesain ulang seluruh jalur perakitan pabrik. "Ketika robot berharga jutaan dolar, Anda akan mengatur ulang pabrik di sekitar robot tersebut. Sekarang tidak lagi. Anda justru ingin menyesuaikan robot dengan cara kerja yang sudah ada," jelas Ray.
Spesifikasi Robot Aeon
Robot andalan Hexagon ini diberi nama Aeon. Aeon memiliki tinggi badan 1,65 meter dengan bobot 60 kilogram. Alih-alih berjalan dengan kaki, Aeon menggunakan roda agar lebih efisien bergerak di lantai pabrik yang rata. Robot ini mampu melaju hingga 2,4 meter per detik dan sanggup membawa beban 8-15 kg.
| Spesifikasi | Nilai |
|---|---|
| Tinggi Badan | 1,65 meter |
| Bobot | 60 kilogram |
| Kecepatan | 2,4 meter per detik |
| Beban Maksimal | 8-15 kg |
Penggunaan Robot di Pabrik BMW
Di pabrik BMW, Aeon bertugas memasukkan komponen ke alat manufaktur dan melakukan bongkar muat suku cadang pada perakitan baterai. BMW juga memanfaatkan Spot, robot berbentuk anjing dari Boston Dynamics, khusus untuk melakukan inspeksi perawatan ke area ruang bawah tanah atau menaiki tangga pabrik.
Dengan penggunaan robot humanoid, BMW berharap dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas di pabriknya. Ini merupakan langkah maju dalam modernisasi manufaktur dan penggunaan teknologi canggih untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.















Leave a Reply